Anak Gaul Masa Kini

Tu judul udah sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia lom?

Bdw, sepi yak?
Ga pa-pa deh, nulis-nulis ndiri, baca-baca ndiri!
Sometimes it give me pride that actually I’m very genius! Aren’t I?

Baca tulisan sendiri bisa membuat kita menjadi anak yang luag sangiadh…..

Cerita apa ya?
Kejadian di skul? Ya gitu-gitu aja…

Oh ya, aku mau cerita, aku mau cerita!! Dengerin ya…

Aku punya temen, namanya Oppy. Dia sekelas ma Dew. Sekarang dia udah daftar jadi paspanpresnya Dew ntar…(iya ga si, Dew?)
Dia tu salah satu cewek yang berani gangguin Dillo eyes to eyes. Bahkan mungkin satu-satunya.
Suatu hari, Oppy ke P1, dia liat Dillo makan. Di samperinlah Dillo, terus Oppy, apa ya namanya? Berlutut di depan meja terus dagunya nempel meja. Apalah itu deh, terserah!

Oppy : Waaa, Dillo makan! Mau po’o…aaak….(pandangan lurus ke arah nasi)
Dillo : (senyum-senyum sendiri sambil ngudek-ngudek nasinya)
Oppy : (diem, pandangan mata masih lurus)
Dillo : Mau beneran ta? (tangannya udah setengah jalan nyuapin Oppy)
Oppy : Nggak kok, nggak! Cuma bercanda, jangan marah ya?
Dillo : (senyum-senyum sendiri)
Oppy : Dillo mau masuk mana?
Dillo : (senyum-senyum sendiri)
Dillo : surga…(di tulis dengan huruf kecil semua untuk menggambarkan nada yang luar biasa serius dan datar)
Oppy : (?!@&%*, WTF? S**T!!)
Dani : Cie…Dillo rek, sama Oppy!
Oppy : Yaiyalah, Dillo kan mantanku? Ya kan Lo?
Dillo : (senyum-senyum sendiri)
Oppy : (+@?!&%)

begitulah cerita tentang Oppy gila!
Oh ya, ada lagi…
Aku sama Oppy bikin genk! Namanya ‘genk begundal’ genk tersebuat berdiri di PG! Anggota genk tersebut adalah Laras, Oppy, Lutunk…
Genk tersebut adalah genk bringas, dan hobby bikin PG makin asoy! Sebenernya, karyawan PG udah pingin banget mengeksekusi kami, tapi karena kami sudah terlanjur bayar lunas, jadi mereka tidak bisa berbuat apa-apa! Waktu ada pembagian kelas untuk intensif, tidak satu pun dari kami bertiga yang dipindah kelas. Karena di takutkan kami akan mencemari kelas lain. Akhirnya kami tetap di kelas binal kami. Namun ternyata, para tentor sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk. Kami bertiga dipisah dan tidak boleh duduk berdekatan!!

Begitulah ceritaku untuk hari ini…
Sekarang aku mau sekolah dulu yaw…

Lar-dex

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.